Ketua DPD RI Ingatkan Para Kades: Jangan Main-main Kelola Dana Desa 

Sabtu, 01 Mei 2021 - 09:41 WIB
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti ketika menerima Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Jumat (30/4/2021). (DPD RI)

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi  perjuangan para kepala desa dalam memajukan desanya masing-masing. Namun, LaNyalla juga mengingatkan agar kepala desa bisa memaksimalkan pemanfaatan dana desa.

"Peran kepala desa sangat vital karena merupakan ujung tombak pemerintah di tingkat bawah. Kunci sukses program pemerintah salah satunya berada di tangan para kepala desa," kata LaNyalla, saat bertemu Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Jumat (30/4/2021). Pertemuan diikuti Ketua Umum APDESI Suhardi Buyung, Sekjen APDESI Ipin Arifin dan beberapa pengurus inti APDESI.

Menurut LaNyalla, banyak peluang yang bisa dikerjakan untuk memajukan desa dengan adanya dana desa yang dikucurkan dari pemerintah pusat, termasuk pemberdayaan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat kepada daerah ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik. Tentunya untuk mensejahterakan masyarakat desa," jelasnya.

Senator dari Jawa Timur itu juga mengingatkan para kepala desa untuk mengelola dana desa dengan baik sesuai dengan prosedur dan dilakukan secara transparan sehingga terhindar dari proses hukum.  

"Saya cuma wanti-wanti saja, dana desa ini jumlahnya besar. Pengelolaannya harus transparan dan tepat. Jangan pernah main-main dalam pemakaiannya. Harus benar-benar bermanfaat bagi kepentingan rakyat," jelas alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.

APDESI sendiri bersilaturahmi dengan LaNyalla karena menganggap sosok Ketua DPD RI itu sangat mengerti permasalahan desa.

"Pak LaNyalla sudah keliling hampir seluruh Indonesia. Beliau sangat tahu problem desa. Makanya kami semua di sini ingin meminta saran dan solusi agar kami lebih mudah dalam mensejahterakan masyarakat," kata Ketua Umum APDESI Suhardi Buyung.

Editor: Syafril Amir

Tags

Terkini

Terpopuler